Tak Pandang Bulu, PM Selandia Baru pun Ditolak Masuk Restoran

Tak Pandang Bulu, PM Selandia Baru pun Ditolak Masuk RestoranPerdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern/Bloomberg - Mark Coote
18 Mei 2020 11:57 WIB Aprianto Cahyo Nugroho Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Posisi Perdana Menteri Selandia Baru bahkan tak membuat Jacinda Ardern mendapat pengecualian dari pedoman pembatasan jarak fisik untuk membendung penyebaran virus Corona penyebab Covid-19.

Pada hari Sabtu (16/5/2020), Ardern dan pasangannya, Clarke Gayford, ditolak masuk sebuah restoran populer di ibu kota negara, Wellington, karena kapasitas yang terlalu penuh menurut pedoman yang dibuatnya sendiri tersebut.

Seorang staf restoran kemudian mengejar mereka beberapa saat kemudian karena sudah ada kursi yang kosong. Pasangan itu pun kembali dan masuk ke kafe.

Gayford memuji restoran tersebut di Twitter karena mereka menawarkan tempat ketika sudah kosong dan memberikan nilai A plus pada layanan kafe tersebut. Ia pun menyadari kesalahnnya karena tidak memesan tempat terlebih dulu.

"Saya harus bertanggung jawab atas hal ini, saya tidak mengatur dan memesan termpat terlebih dulu,” ungkap Gayford di Twitter, seperti dikutip CNN.

Pemilik restoran tersebut mengatakan kepada New Zealand Herald bahwa dia senang berbicara mengenai sesuatu yang menyenangkan setelah "drama dan tekanan" dua bulan sebelumnya.

Dia memastikan tidak ada pengecualian untuk Ardern dan bahwa dia dan Gayford awalnya ditolak oleh manajer restoran. Namun, manajer kemudian berlari menyusuri jalan beberapa menit kemudian setelah ada meja yang kosong.

"Dia makan siang dengan senang dan pergi setengah jam kemudian. Dia sangat ramah dengan semua staf ... [dan] dia diperlakukan seperti pelanggan biasa," ungkapnya kepada NZ Herald.

Setelah Ardern mengumumkan pelonggaran pembatasan pekan lalu dari level 3 ke level 2, sejumlah kafe, bioskop, dan restoran di Selandia Baru diizinkan dibuka kembali pada Kamis dengan tetap menerapkan pedoman kebersihan dan jarak fisik yang ketat.

Sumber : Bisnis.com