Mengenal Sleman Receh, Pemilik Lagu Banyu Moto yang Dipopulerkan Nella Kharisma dan Dory Harsa

Mengenal Sleman Receh, Pemilik Lagu Banyu Moto yang Dipopulerkan Nella Kharisma dan Dory HarsaPersonel Sleman Receh. - Ist/Dok Sleman Receh
12 Juni 2020 15:47 WIB Nina Atmasari Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Lagu berjudul Banyu Moto yang dinyanyikan oleh Nella Kharisma berduet dengan Dory Harsa sedang trending di Youtube. Hanya dalam waktu dua hari setelah dirilis, lagu tersebut telah ditonton 3,3 juta kali.

Siapa sangka, lagu Banyu Moto yang dinyanyikan oleh pasangan yang kini dijodoh-jodohkan oleh penggemarnya itu rupanya merupakan lagu cover, atau menyanyikan lagu yang telah ada sebelumnya.

Lagu Banyu Moto ternyata aslinya milik penyanyi berjuluk Sleman Receh. Nella Kharisma sendiri dalam keterangannya pada video klip lagunya menyebutkan bahwa lagu Banyu Moto ditulis oleh Heri Marwanto (Sleman Receh). Siapa Sleman Receh?

Heri Marwanto merupakan pria di balik Sleman Receh. Saat dihubungi Harianjogja.com, ia menyebutkan bahwa Sleman Receh dimaksudkan untuk bernyanyi solo, namun kemudian menjadi sebuah kelompok. Mereka terbentuk berdasar kahanan (keadaan). Anggota mereka adalah para pedagang makanan jajanan anak yang sering berjualan di kawasan Sleman.

"Asal kami dari berbagai daerah. Dari Gunungkidul ada dua orang termasuk saya, dari Ngluwar Magelang, dari Kalibawang Kulonprogo dan hanya satu yang dari Sleman. Tapi kami semua mencari rezeki di Sleman, makanya kami menggunakan nama Sleman," tuturnya, pada Harianjogja.com, Kamis (11/6/2020).

Adapun nama Receh diambil dari aktivitas jualan mereka. Para personel merupakan penjual jajanan anak seperti cilok dan sempolan yang berkeliling di kawasan Sleman, terutama sekolah-sekolah. Mereka tergabung dalam satu manajemen yang mengolah bahan untuk jualan mereka sejak empat tahun terakhir.

"Nama Receh kami ambil dari kegiatan jualan kami yang berupa jajanan anak sehingga uangnya receh semua. Itu rezeki kami," jelas Hery.

Sleman Receh telah berdiri sejak 20 November 2019. Personel mereka terdiri Hery (yang dikenal dengan Hery Receh) dan Ratrimay F sebagai vokalis, Andre (produser), Anang (editor), Surur (lighting), Yulian dan Awe (koordinator lapangan), serta Dedi (bendahara). Mereka juga sering mengajak vokalis lain bernama Fina Radista.

Pada awalnya, Sleman Receh hanya meng-cover lagu-lagu yang telah ada kemudian diunggah di Youtube. Kegiatan itu dilakukan untuk mengisi waktu dan menyalurkan hobi mereka. Karena tidak memiliki alat musik maupun kemampuan bermusik mumpuni, pembuatan lagu dilakukan bekerjasama dengan studio musik dan musisi di Sleman.

Dalam perjalanannya, kegiatan usaha jualan jajanan mereka terbentur kondisi. Sejak ada pandemi Covid-19, pemerintah menerapkan belajar di rumah sehingga tidak ada anak-anak di sekolah. Akibatnya, para personel Sleman Receh ini tidak bisa berjualan.

Sejak saat itulah, personel Sleman Receh punya banyak waktu luang. Mereka kemudian semakin menekuni aktivitas musik. Bahkan, sebuah lagu berhasil dirilis pada 9 Februari 2020 berjudul Dongaku Nggo Koe.

Ternyata lagu tersebut mendapat sambutan dari penggemar musik. Dalam waktu sekitar satu bulan, video klip lagu itu di Youtube ditonton sekitar 600.000 kali. Pada bulan berikutnya, mereka merilis lagu kedua berjudul Banyu Moto. Lagu ini awalnya berkembang biasa saja.

Gebrakan dimulai ketika pasangan artis Dahlia Poland dan Fandy Christian meng-cover lagu tersebut dan menggungahnya di media sosial. Berawal dari pasangan tersebut, selanjutnya banyak musisi ikut melakukannya dan menjadikan lagu itu makin populer. Kepopuleran lagu itu diikuti dengan melonjaknya jumlah penonton di video klip asli milik Sleman Receh.

Hingga Jumat (12/6/2020), video tersebut sudah ditonton 6,7 juta kali. Lagu ini juga sudah di-cover oleh banyak musisi. Terkini dan terpopuler, lagu itu di-cover oleh Nella Kharisma dan Dory Harsa. Sejak dirilis, pada Rabu (10/6/2020) video tersebut langsung trending di Youtube.

Kepopuleran lagu-lagu Sleman Receh membuat para personelnya semakin bersemangat untuk meningkatkan kreativitas mereka bermusik. Saat ini mereka telah memiliki empat lagu sendiri dan hanya fokus pada lagu sendiri. Kegiatan ini dilakukan sambil sebagian dari para personelnya tetap bekerja di bidang lain. Dalam waktu dekat, bahkan mereka akan merilis sebuah lagu baru lagi.

Aliran yang dipilih oleh Sleman Receh adalah pop dangdut berbahasa Jawa. Alasannya karena mengikuti selera pasar musik. "Kami melihat dari lagu-lagu senior yang sudah ada, lalu kami pilih pop dangdut. Karena yang duet belum ada, lalu kami coba yang berduet," katanya.