Ada Pelecehan di Syuting Justice League, Jason Momoa Minta Penyelidikan

Ada Pelecehan di Syuting Justice League, Jason Momoa Minta PenyelidikanJason Momoa / Youtube
15 September 2020 20:27 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, NEW YORK—Pelecehan diduga terjadi saat produksi film Justice League. Jason Momoa, aktor pemeran Aquaman pun menuntut penyelidikan.

Jason Momoa meminta adanya penyelidikan yang tepat untuk pengalaman tidak menyenangkan yang dialami oleh Ray Fisher dan pemain lainnya oleh Warner Bros selama di lokasi syuting Justice League.

Pada 8 September, bintang Aquaman ini menunjukkan dukungannya pada Fisher dan tuduhan tentang perilaku kasar serta tidak profesional dari sutradara Joss Whedon dan produser Geoff Johns dan Jon Berg saat syuting Justice League. Dia juga membuat tagat #IStandWithRayFisher pada unggahan Instagram Story.

Pada Senin (14/9/2020) malam, Momoa kembali menyerukan agar pihak Warner Bros. mengawasi dan melakukan penyelidikan terkait masalah ini.

"Kekacauan ini harus dihentikan dan coba lihat @Ray8fisher dan semua orang yang mengalami apa yang terjadi dan @wbpictures perlu penyelidikan yang tepat," kata Momoa melalui laman Instagram pribadinya, dilansir Variety, Selasa (15/9/2020).

Momoa juga mengatakan bahwa pengumuman soal dia sedang dalam pembicaraan untuk mengisi suara Frosty the Snowman pada film mendatang yang diproduseri oleh Berg dan Johns adalah palsu. Menurut Momoa, hal ini dilakukan untuk mengalihkan perhatian dari tuduhan Fisher.

Fisher mengunggah tuduhan pertamanya tentang Whedon dan Warner Bros. pada pagi hari tanggal 1 Juli, dan sekitar satu jam kemudian, pengumuman tentang Momoa dan Frosty the Snowman dirilis.

"Saya hanya berpikir ini adalah sebuah kebohongan saat merilis Frosty tanpa sepengetahuan saya karena untuk mengalihkan perhatian dari Ray Fisher yang berbicara tentang cara kami diperlakukan pada pengambilan ulang Justice League. Itu perlu diselidiki dan orang-orang perlu dimintai pertanggungjawaban," ujar Momoa.

Saksi Kunci

Sebelumnya pada Senin (14/9/2020), Fisher mengatakan penyelidik Warner Bros dengan mudah menghindari menghubungi saksi kunci yang memberikan pernyataan memberatkan kepada WB HR.

"Mereka juga telah memulai wawancara dengan saksi [dan sejak saat itu menghilang] yang melibatkan mantan dan eksekutif tingkat atas saat ini," kata Fisher.

Fisher melanjutkan dengan mengatakan bahwa individu yang terlibat dalam penyelidikan tersebut telah memanggilnya untuk meminta maaf.

Investigasi Justice League Warner Bros dimulai pada akhir Agustus, dan beberapa minggu kemudian, perusahaan tersebut mengklaim bahwa Fisher tidak bertemu dengan penyelidik pihak ketiga yang dipekerjakan.

Namun, aktor tersebut membalas dan membantah klaim Warner Bros, memberikan tangkapan layar email yang dia kirim ke timnya dan SAG-AFTRA di mana dia mengklaim telah bertemu dengan penyelidik melalui Zoom.

Sumber : Antara