Sekarang Bisa Rilis Single, Biduan Asal Jogja Ini Pernah Dibayar Rp50.000 Sekali Manggung

Sekarang Bisa Rilis Single, Biduan Asal Jogja Ini Pernah Dibayar Rp50.000 Sekali ManggungPenyanyi asal Jogja Ratih Puspita. - @Instagram.
28 Oktober 2020 15:27 WIB Sunartono Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Penyanyi panggung atau biduan memiliki pengalaman suka dan duka. Banyak yang memulai dari nol kemudian perusahaan label tertarik dengan suaranya dan bisa masuk ke dapur rekaman. Seperti yang dialami biduan asal Jogja Ratih Puspita yang merupakan penyanyi pop dan dangdut.

Ratih sudah memiliki dua single yang dua-duanya merupakan aransemen lagu pop Bahasa Jawa, yang pertama bertajuk Gethuk dirilis pada 2018 silam dan kedua berjudul Ora Iso Garing dirilis di 2020 ini. Single kedua merupakan aransemen dari lagu berjudul Keringlah Sudah milik Firman dan diubah menjadi Bahasa Jawa dengan tajuk Ora Iso Garing. Pada single pertama ia bekerja sama dengan JD Record, kemudian pada single kedua ia digandeng oleh Big Record Asia.

BACA JUGA : 5 Fakta Xena Xenita, Tampil Seksi dan Senang Manggung

“Saya berusaha jangan sekadar mengcover lagu, memang bebas dan boleh-boleh saja, tetapi bukan suatu kebanggaan, ada kebanggan kalau punya lagu sendiri, kalau menyanyikan lagu orang sampai kapan pun itu lagu orang. Tetapi dengan mengaransemen sendiri ada kebanggaan,” kata Ratih, Selasa (28/10/2020).

Butuh waktu sekitar dua pekan untuk menyelesaikan lagu Ora Iso Garing, terutama untuk menerjemahkan ke Bahasa Jawa yang harus dicari kata yang cocok. Pembuatan video klip pun digarap oleh timnya sendiri. “Begitu sudah jadi kami kerja sama dengan label, karena biar lebih bebas saya dalam berkarya maka produksi dikerjakan sendirri,” ujarnya.

Ratih mengatakan lagu tersebut menceritakan tentang pasangan kekasih yang harus berpisah karena dikhianati. Ratih pun sempat mengunggah sebagian video klip lagu tersebut di akun Instagram miliknya @ratihpuspita_real.  

“Aku di pelakorii.... yuk cek chanel youtubnya...sudah rilis gaesss....bisa cek story ku yaaa,” tulisnya @ratihpuspita_real.

Perjalanan karirnya di dunia musik sudah cukup lama dari satu pangung ke panggung lainnya. Bakat Tarik suara sudah dimilik sejak SMP. Beberapa kali menjuarai kompetisi sebagai penyanyi. Perjalanannya sebagai penyanyi profesional berawal saat ia diminta menyumbangkan lagu dalam sebuah acara hajatan. Karena suara ya dinilai merdu, kemudian ada kelompok seniman yang mengajaknya untuk ikut bergabung sebagai penyanyi. Kemudian manggung di beberapa kegiatan dengan bayaran yang masih minim.

BACA JUGA : Rilis Single Baru, Wendy Marc Sapa Penggemar di Jogja

“Pernah dibayar Rp50.000, kemudian pertama mengikuti job sebagai penyanyi itu dibayar Rp80.000, tetapi karena saya hobi ya saya jalani,” ujarnya.

Wanita kelahiran 1988 ini pernah bergabung di Hasoe Angel pada 2013 silam, beberapa kali manggung dari kafe ke kafe kemudian memutuskan memilih manggung di acara gathering, hotel dan event. Ratih tidak menampik adanya suka dan duka menjadi penyanyi panggung. Ia menanggapi tingkah penonton secara bijak terutama yang bertindak kurang sopan.

“[Dukanya] Kalau saat ada penonton yang agak [kurang sopan], misalnya kalau minta lagu tidak sopan, njawil-njawil. Senangnya ini hobi saya, ketika bernyanyi saya gembira dan mendapatkan bayaran,” kata wanita yang tinggal di Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja ini.