Microsoft Investigasi Hubungan 'Intim' Bill Gates dengan Karyawan Perempuan

Microsoft Investigasi Hubungan 'Intim' Bill Gates dengan Karyawan PerempuanCo-chair Bill and Melinda Gates Foundation, Bill Gates menjadi pembicara saat Bloomberg New Economy Forum di Beijing, China, Kamis (21/11/2019). Bloomberg - Takaaki Iwabu
17 Mei 2021 10:47 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Dewan direksi Microsoft Corp. mulai menyelediki dugaan hubungan tidak pantas yang melibatkan  Bill Gates dengan seorang karyawan perempuan.

Melansir Bisnis.com--jaringan Harianjogja.com dari Bloomberg, Senin (17/05/2021), Raksasa perangkat lunak ini menerima keprihatinan tahun lalu bahwa Gates telah mencoba untuk memiliki hubungan yang "intim" dengan seorang karyawan pada paruh kedua tahun 2019, kata laporan Dow Jones mengutip juru bicara Microsoft.

Alhasil, dewan direksi Microsoft meninjau masalah tersebut dengan bantuan firma hukum eksternal.

Anggota dewan yang menangani masalah tersebut menyewa firma hukum untuk melakukan penyelidikan setelah menerima surat dari seorang insinyur Microsoft yang mengatakan dia memiliki hubungan seksual dengan Gates selama bertahun-tahun, kata laporan Dow Jones. Namun, Bill Gates mundur dari dewan direksi Microsoft sebelum penyelidikan selesai.

Baca juga: Peristiwa Mei 1998, Dokter Tirta: Kantor Mama Saya Dibakar

Adapun juru bicara Bill Gates tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Sebagai informasi, The Wall Street Journal (WSJ) baru-baru ini melaporkan, salah satu faktor berakhirnya pernikahan Bill Gates dan Melinda adalah kekhawatiran Melinda terhadap hubungan Bill Gates dengan Jeffrey Epstein, mendiang terpidana kasus perdagangan seks anak di bawah umur.

Bill Gates dan Melinda bertemu dengan Epstein di New York pada September 2013 silam. Setelah pertemuan ini, Melinda sempat mengaku kepada teman-temannya merasa tidak nyaman selama pertemuan berlangsung.

Selanjutnya, The New York Times turut melaporkan Bill Gates dengan Epstein kembali bertemu pada Oktober 2019. Melinda pun sempat mengontak penasihat hukumnya beberapa kali, setelah kabar tersebut diketahui publik.

Sumber : Bloomberg, Bisnis.com