Iis Dahlia Diminta Setop Syuting oleh Anaknya

Iis Dahlia Diminta Setop Syuting oleh AnaknyaIis Dahlia. - Ist/ Instagram
04 November 2021 12:07 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Putra Iis Dahlia, Devano Danendra pernah meminta sang ibu berhenti melakukan kegiatan syuting di televisi. Tangis pedangdut itu pun pecah.

"Dia datang ke kamar dan bilang 'ma, boleh nggak aku minta mama nggak syuting di tv?' itu gue sedih banget," kata Iis Dahlia di kanal YouTube Langit Entertainment, Rabu (3/11/2021).

Iis Dahlia bertanya, apa yang membuat Devano Danendra meminta hal tersebut. Rupanya karena sang ibu kerap menjadi sasaran cibiran warganet, tak terkecuali terjadi pada dirinya dan sang kakak, Salshadilla Juwita.

"Karena mama kita kayak apa-apa diserang sama mereka," ucap Devano Danendra.

Sambil memeluk anaknya, Iis Dahlia memberikan penjelasan. Ia tidak mungkin berhenti sekarang.

Baca juga: Resmi Jadi Tersangka, Rachel Vennya Terancam Satu Tahun Penjara

Sebab ini menjadi kesempatan Iis Dahlia mempersiapkan masa tuanya. Selain itu, penyanyi yang sudah berusia 50 tahun tersebut masih memiliki cicilan yang harus dilunasi.

"Gue jelasin, mama sama papa itu punya rencana dalam hidup. kami masih punya banyak kemauan, gimana menata pada saat pensiun," kata Iis Dahlia.

Selain persiapan masa tua, Iis Dahlia menerangkan kebutuhan anak-anaknya terpenuhi pun karena ia bekerja.

"Ade kan nggak tau, mau beli ini ada, pengin itu ada. tapi ade nggak tahu untuk [mendapatkannya] itu mama harus kerja," ucap Iis Dahlia.

"Kalau papa saja yang bekerja, kita nggak seperti sekarang," imbuhnya.

Iis Dahlia tak bisa memungkiri perkataan sang putra membuatnya bersedih. Apalagi yang dilakukannya juga untuk membahagiakan keluarga.

"Gue bilang, ade nggak boleh kayak gitu ya. Gue sebagai orangtua sebenarnya sedih. Maksudnya, mamanya itu capek lho," kata Iis yang kembali menangis.

Pada akhirnya Devano Danendra memahami posisi sang Iis Dahlia. "Dia nangis dan akhirnya ngerti, minta maaf," pungkas Iis Dahlia

Sumber : suara.com