Advertisement

SUN, Girlband Pertama yang 100% Lahir dari Audisi Online Siap Tur ke Jogja

Abdul Hamied Razak
Rabu, 02 November 2022 - 12:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
SUN, Girlband Pertama yang 100% Lahir dari Audisi Online Siap Tur ke Jogja Personel Girlband SUN ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA- Dua sejarah baru dicatatkan oleh girlband bernama SUN. Pertama, girlband ini adalah band yang 100% lahir dari audisi online. Kedua, single debut mereka mencatatkan sejarah baru sebagai lagu yang menggabungkan K-Pop, J-Pop, dan Dangdut menjadi satu komposisi yang dahsyat.

“Mungkin di dunia ini jadi yang pertama ya, perlu dicek lagi. Dan barangkali juga akan jadi satu-satunya,” kata Teguh Sanjaya, kreator sebuah bertajuk We Can Be Winners, saat jumpa pers online bersama awak media, Selasa (1/11/2022). 

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

We Can Be Winners (wCBw) adalah sebuah gerakan yang berusaha memberi semangat kepada generasi muda yang terkena dampak pandemi melalui platform GoPlay selama setahun persis. Dimulai pada November 2021 lalu dan kini kelima pemenangnya, Atha, 23; Ji En, 17; Nabila, 20; Tasya, 22th; dan Soo Jin, 15; digabungkan menjadi sebuah girlband bernama SUN. 

Menandai berakhirnya seluruh proses audisi wCBw 2022, SUN telah melakukan Showcase Debut di platform live streaming GoPlay pada pada Rabu (26/10/2022) lalu dengan meluncurkan single berjudul ‘Shine’. Dihadiri oleh ribuan livestreamer GoPlay, single ‘Shine’ juga diunggah di Youtube dan kini sudah ditonton oleh 11.000 orang lebih.

Baca juga: Segera Menikah, Ini Awal Mula Hubungan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono

Yang unik dari single ‘Shine’ adalah lagu ini menggabungkan 3 genre sekaligus yakni K-Pop, J-Pop, dan Dangdut. “Ini juga sejarah baru bagi lagu di Indonesia ya, gabungkan 3 genre jadi satu. Kita ingin tunjukkan bahwa dangdut itu setara dengan K-Pop dan J-Pop, dan kita kemas dalam musik yang bisa diterima semua kalangan,” kata Teguh yang sebelumnya sukses menelurkan girlband Cherrybelle ini. 

Teguh menjelaskan pilihan musik ‘Shine’ sempat membuat dirinya mendapat kritik dari inner circlenya. Memang, lanjutnya, ada beberapa hal yang mengkhawatirkan yakni market Indonesia selalu butuh pengulangan dalam sebuah lagu. Tapi ia meyakini di dunia ini ada juga lagu yang tidak ada pengulangannya, yaitu Bohemian Rhapsody-nya Queen. 

“Pernah ada kok yang begini. Saya yakin ini akan jadi sesuatu yang edan kalo 3 genre dijadikan satu dalam sebuah lagu. Era sekarang ini genre nggak bisa ditebak,” terang Teguh.

Advertisement

Sementara SUN, pun, mengaku kaget saat pertama mendengar komposisi ‘Shine.’ Yang mereka mengerti, sebuah lagi memiliki konsepnya sendiri tapi ‘Shine’ justru merangkum 3 genre jadi satu.

“Awalnya susah, tapi terbantu karena ada Atha yang sudah familiar dengan dangdut, workshop dan berprogres terus setiap harinya, akhirnya kita bisa membawakan lagu ini dengan karakter kita masing-masing. Kita juga bangga jadi girlband pertama yang punya terobosan buat mencoba hal gila ini,” kata Nabila.

Ji En menambahkan sesuatu pasti ada yang memulai. Bahwa kalau selanjutnya ada yang lebih berani mencoba mencampurkan beberapa genre seperti SUN, maka mereka akan merasa senang sekali. 

Advertisement

“Lagu kita ini sebuah gebrakan baru di industri musik. Semoga ini menginspirasi anak muda Indonesia untuk mencintai kultur musik kita, dangdut,” jelas Ji En.

Teguh mengatakan di pekan ini SUN akan mengeluarkan video klip ‘Shine’ di platform Youtube. Dan tak lama lagi akan menggelar tur promo ke kota-kota di Jawa melalui jalur darat. “Jogja jadi tujuan pertama setelah Bandung. Konsepnya sedang kita bikin, tunggu ya kawan-kawan di Jogja,” pungkas Teguh.*

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Advertisement

alt

Cuaca Ekstrem, Sultan Segera Tetapkan DIY Siaga Darurat Bencana

Jogja
| Jum'at, 02 Desember 2022, 15:47 WIB

Advertisement

alt

Sempat Hampir Punah, Elang Peregrine Termasuk Hewan Tercepat di Dunia

Hiburan
| Jum'at, 02 Desember 2022, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement