Tissa Biani Bakal Perankan Nur dalam "KKN di Desa Penari", Ini Tantangan Terberatnya

Tissa Biani Bakal Perankan Nur dalam Tissa Biani. - DetikHOT/Noel
23 Januari 2020 07:57 WIB Newswire Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Cerita mistis yang pernah viral, "KKN: di Desa Penari" akan difilmkan. Aktris Tissa Biani mengungkapkan tantangannya saat menjadi Nur di film tersebut. Ada satu hal tersulit yaitu saat berdialog.

"Mungkin dari dialeknya kali ya, karena di sini kita ditugaskan dan dituntut untuk bukan hanya sekedar dialek tapi kita juga harusnya bisa lah dikit-dikit bahasa Jawa," tutur Tissa saat ditemui di acara jumpa pers trailer 'KKN: Di Desa Penari' di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2020).

Selain kesulitan dalam berbahasa Jawa, perempuan kelahiran 24 Juli 2002 itu juga harus beradegan menari.

Tissa tidak memiliki basic dalam menari, ia bahkan harus mengikuti workshop selama seminggu.

"Jujur, aku belum punya basic sama sekali di bidang nari, bahkan workshop hari pertama pun bisa dibilang kaku gerakannya karena nggak ada basicnya, nggak ada nari, bela diri. Jadi aku di sini dituntut untuk itu," katanya

"Ya Alhamdulillah, kita ada workshop sekitar seminggu dan itu dikejar waktu banget karena waktu syuting sangat mepet," ungkap Tissa.

Kisah populer 'KKN di Desa Penari' diadaptasi ke layar lebar oleh rumah produksi MD Pictures. Mereka telah mengantongi izin dari novel dan penutur kisah horor tersebut.

Sang produser, Manoj Punjabi, mengungkapkan pihak rumah produksinya sudah bertemu langsung dengan sosok di balik cerita ini yaitu Simpleman.

"Menarik sekali, saya ngobrol sama Simpleman dan visi dan cara dia tulis gimana. Waktu saya dapat cerita ini, apa sih? Ternyata saya baca potensinya saya bilang ini kayak ceritanya sudah jadi," ungkap Manoj saat ditemui di MD Place, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).

Kini MD Pictures tengah bersiap mengembangkan cerita 'KKN Desa Penari'. Termasuk mencari sutradara dan aktor yang akan menghidupkan horor tersebut ke layar lebar. Ditargetkan film ini akan diselesaikan pada awal tahun 2020.

"Targetnya first quarter next year 2020, awal 2020. Target kami saya mau kejar supaya tercapai di 2020," tukas Manoj.

Sumber : Detik.com