Anak Kelima Disunat Usia 15 Hari, Zaskia Adya Mecca Bantah Mitos Sunat Bayi Bikin Anak Tidak Tumbuh

Anak Kelima Disunat Usia 15 Hari, Zaskia Adya Mecca Bantah Mitos Sunat Bayi Bikin Anak Tidak TumbuhZaskia Adya Mecca dan anak-anaknya. - ist/instagram @zaskiaadyamecca
20 Juli 2020 13:07 WIB Nina Atmasari Hiburan Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Artis Zaskia Adya Mecca baru saja melahirkan anak kelimanya pada Jumat (3/7/2020). Baru berusia dua pekan, bayi laki-laki tersebut langsung disunat.

Zaskia mengumumkan telah melaksanakan sunat anaknya yang diberinama Bhaj Kama Bramantyo itu pada Minggu (19/7/2020) malam. Ia menyebutkan bayinya yang lahir secara caesar itu telah disunat pada usia 15 hari.

Baca juga: Setelah Pantai, Zaskia Adya Mecca Temukan Hutan Belantara di Kaliurang, Masih Alami Banget!

Dari keputusannya tersebut, istri dari Hanung Bramantyo itu mengaku mendapatkan banyak pertanyaan. "Banyak yang mempertanyakan dan bingung kenapa aku sunatin anak2 pas bayi.. Bhre pas 3hari, Kama 15hari...," katanya dalam unggahan di akun instagramnya, Minggu.

Ia pun menjelaskan alasannya. Menurutnya, ada tiga alasan ia melaksanakan sunat pada anak laki-lakinya di usia dini. Pertama, alasan pencegahan risiko infeksi saluran kemih. Apalagi, anak-anaknya diketahui mengidap fimosis.

Mengutip alodokter.com, fimosis adalah kelainan pada penis yang belum disunat berupa kulup atau kulit kepala penis yang melekat erat pada kepala penis. Hal ini merupakan hal yang normal pada bayi dan anak-anak. Fimosis merupakan kondisi normal pada bayi dan anak-anak yang disebabkan kulit kepala atau kulup penis belum terlepas secara sempurna dari kepala penis. Kulup akan terlepas dengan sendirinya seiring bertambahnya usia anak.

Baca juga: Seperti Pantai Pribadi, Warganet Bertanya-tanya Nama Pantai di Gunungkidul yang Dikunjungi Zaskia Adya Mecca Ini

"Pertama dengan sunat anak sedini mungkin bisa mengurangi resiko ISK, bersihin dudu nya anak laki2 ga sesimpel anak perempuan, kalo belum disunat.. kita harus tarik kulup kebelakang untuk menghindari penumpukan kotoran.. anak2 ku fimosis (browsing ya) jadi krn sempit agak sulit bersihinnya..," jelas Zaskia.

Alasan kedua adalah sunat saat bayi akan lebih cepat sembuh. Apalagi, gerakan bayi belum terlalu banyak.

"Kedua sunat bayi recovery akan lebih cepat (1,5hari) luka kering, less trauma dan hanya bius lokal.. makin kecil si anak makin mudah krn gerakan bayi baru lahir mostly terlentang dan tidur aja... kalo udah diatas 6bulan kaki da heboh goyangannya dan hrs bius total (kalo da keburu gede gini mending nunggu anak kooperatif aja usia 5 tahunan) apabila ga da kendala medis," tambahnya.

Ketiga, adalah alasan medis yang sesuai dengan hasil konsultasi dengan dokter anak dan dokter bedah. Ada sejumah pertimbangan medis yang bisa diberikan oleh dokter.

"Ketiga sblm sunat konsul ke dr anak dan Dokter bedah, cek lab untuk pembekuan darah baby juga yaa..," jelasnya.

Ia menambahkan, sunat di usia bayi tidak hanya dilakukan pada Bhaj Kama. Anak laki-lakinya sebelumnya, yakni Bhrekata juga sudah disunat, bahkan lebih dini yakni usia 3 hari. Adapun anak sebelum Bhrekata yakni Bhaikaba, hingga saat ini belum disunat.

"Aku sih memilih sunat pas bayi krn udah membandingkan kaba (belum sunat sampai skr) dan bhre sunat dari 3 hari lahir.. jauhh lebih mudah perawatannya dan lbh aman dr resiko ISK juga dudu mampet krn kotoran menumpuk diujungnya!!!," papar Zaskia.

Saat mencari dokter untuk menangani ini, Zaskia mengakui belum banyak dokter bedah yang terbiasa melakukan sunat pada bayi. Namun, ia terus dikuatkan salah satunya oleh sang ibu.

Keputusan Zaskia melakukan sunat di usia anaknya masih bayi ini mendapatkan banyak tanggapan warganet.

Salah satunya akun @atrismay yang mempertanyakan efeknya. "Mitos atau fakta sih, sunat dari bayi bikin kecentet (gak bakalan tinggi)??" tanyanya.

Pertanyaan itupun dijawab Zaskia. "bhre besar badannya ampir balap masnya, pdhl sunat pa 3hr lahir jadii, mitos," katanya.