Dirilis Ulang Harry Potter and the Sorcerer's Stone Raup Banyak Uang

Dirilis Ulang Harry Potter and the Sorcerer's Stone Raup Banyak UangHarry Potter and the Sorcerer's Stone / Wikipedia
19 Agustus 2020 17:47 WIB Maya Herawati Hiburan Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Film Harry Potter and the Sorcerer’s Stone dirilis dua dekade silam di bioskop, kini film ini dirilis ulang di China dan menambah pundi-pundi uang.

 Bab pertama dalam serial penyihir laki-laki yang digemari oleh semua orang ini mencapai sejarah baru berkat rilis ulang 3D dan Imax di China.

Harry Potter and the Sorcerer’s Stone menduduki posisi teratas di box office di China akhir pekan lalu, dengan mengumpulkan US$13,6 juta dolar dari 16.000 layar.

Film tersebut telah menghasilkan US$1,001 miliar dolar hingga saat ini dan menjadikannya sebagai film kedua dalam waralaba Harry Potter yang mampu melewati angka US$1 miliar dolar.

Pada 2011, Harry Potter and the Deathly Hallows -Part 2 atau bab terakhir dari waralaba tersebut, menghasilkan US$1,34 miliar dolar di seluruh dunia sehingga total keseluruhan penghasilan Harry Potter mencapai US$7,74 miliar di box office.

"Kami sangat senang melihat Harry Potter and the Sorcerer’s Stone dapat menyenangkan penonton generasi baru. Popularitas film di kalangan penonton bioskop di Cina yang baru pertama kali melihatnya, membuktikan bahwa daya tarik dari cerita ini benar-benar abadi dan universal," Kepala Distribusi Internasional Warner Bros. Pictures, Andrew Cripps.

Harry Potter and the Sorcerer’s Stone pertama kali dirilis pada 2001 dan menjadi hits komersial besar-besaran, menghasilkan US$974 juta selama penayangan awalnya. Film-film yang diadaptasi dari novel J.K. Rowling ini, memperkenalkan dunia kepada bintang muda Daniel Radcliffe, Emma Watson, dan Rupert Grint.

Sorcerer’s Stone tayang di bioskop-bioskop China hingga Januari 2002, jauh sebelum menjadi pasar penonton bioskop terbesar kedua di dunia. Pendapatan dari perilisan ulang selama tiga hari terakhir lebih besar dibanding dengan 19 tahun lalu yang menghabiskan waktu berminggu-minggu.

Sumber : Antara